Transaksi Judi Online Tak Lepas dari Ketegasan Presiden Prabowo
Transaksi Judi Online Tak Lepas dari Ketegasan Presiden Prabowo kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, menyampaikan bahwa penurunan signifikan dalam nilai transaksi judi online di Indonesia merupakan hasil dari langkah tegas yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai, komitmen kuat dari kepala negara menjadi faktor kunci dalam menekan laju aktivitas perjudian daring yang selama ini terus meningkat secara drastis.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang berlangsung di kompleks parlemen, Jakarta, pada hari Selasa, Ivan menjelaskan bahwa upaya pemberantasan judi online menghadapi berbagai tantangan yang kompleks. Menurutnya, tekanan terhadap lembaga yang dipimpinnya sangat besar, terutama di tengah perkembangan teknologi finansial yang semakin pesat dan canggih.
Ivan menegaskan bahwa tanpa adanya arahan dan ketegasan dari Presiden Prabowo Subianto, capaian HOTEL4D dalam menurunkan angka transaksi judi online tidak akan dapat diwujudkan. Ia menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan sebuah tonggak penting dalam sejarah upaya pemberantasan perjudian daring di Indonesia.
Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa kemajuan teknologi, termasuk dalam sektor finansial digital dan aset kripto, telah membuka peluang yang sangat besar bagi berkembangnya aktivitas judi online. Dengan dukungan teknologi tersebut, transaksi dapat dilakukan secara cepat, anonim, dan lintas batas, sehingga menyulitkan proses pengawasan dan penindakan.
Ivan mengungkapkan bahwa apabila tidak dilakukan langkah-langkah tegas dan terkoordinasi, nilai transaksi judi online berpotensi mencapai angka yang sangat fantastis, yakni hingga Rp1.100 triliun. Angka tersebut mencerminkan besarnya ancaman yang dihadapi negara dalam mengendalikan praktik perjudian berbasis digital.
Namun demikian, berkat kerja sama lintas sektor yang melibatkan berbagai lembaga, termasuk Kementerian HONDA4D Komunikasi dan Digital, serta dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, nilai transaksi tersebut berhasil ditekan secara signifikan. Saat ini, PPATK mencatat bahwa nilai transaksi judi online telah turun menjadi sekitar Rp268 triliun.
Ketegasan Presiden Prabowo
Ivan menilai bahwa capaian ini tidak hanya berdampak pada stabilitas sistem keuangan, tetapi juga memberikan perlindungan kepada masyarakat dari dampak negatif perjudian. Ia menyatakan bahwa keberhasilan tersebut telah menyelamatkan banyak warga dari potensi kerugian ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh aktivitas judi online.
Ia juga menyinggung tren peningkatan transaksi judi online yang terjadi dalam beberapa tahun sebelumnya, khususnya dalam periode 2017 hingga 2020. Pada masa tersebut, aktivitas perjudian daring menunjukkan kenaikan yang konsisten dari tahun ke tahun. Meski demikian, Ivan tidak merinci angka pasti dari masing-masing periode tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengendalikan pertumbuhan judi online. Ia menambahkan bahwa tanpa intervensi yang kuat, angka transaksi diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi dan semakin mudahnya akses terhadap platform digital.
Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI, Mangihut Sinaga, memberikan perhatian khusus terhadap upaya yang telah dilakukan oleh PPATK dalam menekan transaksi judi online. Ia meminta agar lembaga tersebut terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan bahwa langkah-langkah pemberantasan dapat berjalan secara optimal.
Mangihut menekankan pentingnya tindak lanjut dari data dan informasi yang telah dihimpun oleh PPATK. Ia menilai bahwa selama ini telah banyak laporan yang disampaikan kepada aparat penegak hukum, namun belum seluruhnya ditindaklanjuti secara maksimal. Hal ini dinilai menjadi salah satu hambatan dalam upaya penegakan hukum terhadap pelaku judi online.






